Gubernur Riau Drs, H, Syamsuar, MSi Di Kuansing Desa ujung Tanjung Dengan Agenda Pertemuan Dengan Gapoktan dalam Akselerasi Peningkatan Produksi Tanaman Dan Holtikultura melalui Gerakan Riau Bertani

Gubernur Riau Drs, H, Syamsuar, MSi Di Kuansing Desa ujung Tanjung Dengan Agenda Pertemuan Dengan Gapoktan dalam Akselerasi Peningkatan Produksi Tanaman Dan Holtikultura melalui Gerakan Riau Bertani
Demo Pembuatan Biosaka Bersama Gubernur Riau

KUANSING -  Dalam Rangkaian kunjungan Kerja bapak Gubernur Riau Drs, H, Syamsuar, MSi di Kuantan Singingi Desa ujung Tanjung Kec Benai dengan Agenda Pertemuan dengan Gapoktan dalam Akselerasi peningkatan Produksi Tanaman dan Holtikultura melalui Gerakan Riau Bertani ( Bergerak Tanam padi ) dan Riau Bertuah ( Bertanam Sayur dan Buah )


Dalam Acara Tersebut Pak Gubri Drs,H, Syamsuar Msi di Dampingi Oleh PLT Bupati kuantan Singingi ( Kuansing) Drs,Suhardiman Amby  SH, M,Hum  Memberikan Bantuan dari pemerintah Berupa Beni padi ,Kedelai, pupuk ,Gudang RMU serta Alsintan Setelah Melakukan panen Bawang merah dan penanaman Pisang , kemudian Lansung Mendemokan pembuatan Biosaka dalam Rangkah Mendukung Gerakan pemasalan Biosaka yang telah di Canagkan oleh Bapak Menteri Pertanian Secara Nasional 

Bapak Gubernur Riau Sangat Mendukung upaya penerapan Biosaka dan Memerintahkan Segera di Sosialisasikan dan di Terapkan Secara Masif di Riau ,Menurut beliau selain dapat Meningkatkan produksi penerapan Biosaka ini juga Selaras dengan program Riau Hijau untuk pelestarian Alam dan Pembangunan Berkelanjutan Ucap nya


Demo pembuatan Biosaka ini di laksanakan oleh para POPT ,PPL petani dan karang Taruna 

Pada Waktu Yang Sama Kadis pangan TPH prop  Riau Syahfalefi yang di Dampingi oleh Kabid Tanaman Pangan Wisnu Handana dan Ka , UPT, perlindungan TPH PROV Riau Mulsep Nambela Menjelaskan bahwa Biosakaitu bukan Merupakan pupuk dan bukan pula sebagai pestisida Tetapi berperan sebagai Elisitor bagi  Tanaman untuk Tumbuh dan Berproduksi lebih Bagus karena Mengandung Hormon ,Spora dan Segenggam Bahan Minimal 5 Jenis rumput/ daun yang sehat sempurna di Campur dengan 5 Jt air dalam wadah, dan Di Remas dengan Tangan Kurang Lebih 10-20 Menit tampah Berhenti dan tidak boleh Bergantian orang hingga Ramuan homogen dan Pengaplikasian penyemprotan dengan cara pengabutan minimal 1 Meter di atas Tanaman dengan Nozzle Menghadap keatas dan dosis larutan sebesar 40 Ml Biosaka/15 jt air ,dan Sisa nya di simpan untuk aplikasi berikutnya,


Waktu penyemprotan bisa pagi atau sore hari , Sebaiknya pada sore hari dengan Memperhatikan cuaca dan Arah Angin, Untuk Tanaman padi dan jagung aplikasi di lakukan pada Umur Tanaman 7- 10 HST dan di ? 7 kali dalam satu musim tanam dengan Interval 10-14 hari ,Manfaat penggunaan Biosaka ini adalah ramah terhadap Lingkungan, Hemat biaya, Hemat pupuk hingga 50% dan Menurunkan  Penggunaan Pestisidakimia , Mengurangi serangan Hama dan penyakit , Lahan Menjadi lebih subur dan Produksi lebih bagus , Sebagai salah satu Metode pertanian ramah lingkungan, Pemanfaatan Biosaka merupakan Tehnologi mudah dan murah yang dapat menekan Biaya Produksi dan Meningkat produktivitas Usaha Tani nya ,

#Kuansing

Index

Berita Lainnya

Index